

BIREUEN – Kapolsek Jangka, Ipda Novizal, S.Sos., bersama Abu Laut Kuala Jangka, Abu Bakar Jalil, 62 tahun, nelayan setempat, telah melakukan kegiatan Pulbaket dan koordinasi sebagai langkah antisipasi keberadaan imigran gelap (Etnis Rohingya) di perairan Kabupaten Bireuen, khususnya wilayah Kecamatan Jangka. Selasa (14/11/23).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Wisata Laut Jangka, Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka. Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Jangka menyampaikan instruksi kepada Abu Laut dan nelayan setempat untuk membantu memantau dan memberikan informasi jika melihat keberadaan imigran gelap.
Kapolsek Jangka menegaskan dua poin penting kepada nelayan, yakni agar memberikan bantuan kemanusiaan seperti makanan dan bahan bakar kepada imigran yang terdampar, namun tanpa membawa mereka ke daratan. Selain itu, nelayan diminta untuk tidak mengambil tindakan sendiri terkait keberadaan imigran gelap, melainkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi terkait.
Abu Laut Kuala Jangka, dalam penyampaiannya, menjelaskan kondisi arah angin yang dapat mempengaruhi rute perjalanan boat imigran. Dia menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Abu Laut Kabupaten Bireuen dan para nelayan setempat untuk memberikan bantuan jika terdapat boat yang membawa imigran gelap.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kapolsek Jangka, Kanit Intel Polsek Jangka, Kanit Binmas Polsek Jangka, Babhinkamtibmas Desa Jangka Mesjid, dan Keuchiek Desa Jangka Mesjid. Selama kegiatan, situasi berjalan aman dan lancar.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mencegah masuknya imigran gelap di wilayah Bireuen. Koordinasi antara aparat kepolisian, Abu Laut, dan nelayan diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan respons cepat terhadap situasi yang berkembang. Langkah-langkah selanjutnya akan diarahkan sesuai petunjuk dari Kapolres Bireuen.





Users Today : 502
Users Yesterday : 512
This Month : 3973
This Year : 80594
Total Users : 164951
Views Today : 2878
Total views : 3831460
Who's Online : 8