
Bireuen – Sinergi TNI-Polri Amankan Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1446 H yang berlangsung khidmat di Masjid Besar Peusangan,Kec. Peusangan, Kab. Bireuen. Acara yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dihadiri ribuan jamaah, termasuk sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, Senin (07/10/24)
Kegiatan Maulid Akbar dihadiri oleh, Danrem 011/Lilawangsa, Pj. Bupati Bireuen atau perwakilannya, Kapolres Bireuen atau perwakilannya, Dandim 0111 Bireuen atau perwakilannya, serta Sekda Kabupaten Bireuen atau perwakilannya. Selain itu, hadir pula Kapolsek Peusangan, Danramil 06/Peusangan, Camat Peusangan, para Imum Mukim, keuchik, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Jumlah jamaah diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.
Untuk menjaga ketertiban acara, pengamanan dilakukan oleh gabungan personel Polsek Peusangan dan anggota Koramil 06/Peusangan, serta personel Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen. Berkat upaya pengamanan yang solid, acara berlangsung aman dan tertib hingga selesai.
Kapolsek Peusangan, Ipda Januar Mutawali, S.H., dalam keterangannya, mengapresiasi kelancaran acara tersebut. “Kami sangat bersyukur bahwa Maulid Akbar ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan betapa besar antusiasme masyarakat dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya, bersama TNI dan Dinas Perhubungan, berupaya maksimal dalam mengamankan acara tersebut. “Selain pengamanan, kami juga melakukan pemantauan terhadap potensi gangguan keamanan. Alhamdulillah, situasi kondusif dan masyarakat bisa mengikuti acara dengan khidmat.”
Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi masyarakat Peusangan untuk mempererat hubungan antar elemen masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, tali silaturahmi antara Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan damai,” tutupnya.
Meskipun acara berlangsung aman, pihak keamanan tetap mewaspadai adanya potensi provokasi dari kelompok tertentu yang tidak senang dengan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, dilakukan langkah-langkah preventif, termasuk monitoring dan pengumpulan informasi sejak sebelum acara dimulai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang lebih erat antara pihak Muspika, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Peusangan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya menjelang perhelatan Pilkada Serentak 2024.




Users Today : 250
Users Yesterday : 380
This Month : 2361
This Year : 78982
Total Users : 163339
Views Today : 1671
Total views : 3822094
Who's Online : 3