
Bireuen – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta menciptakan situasi kondusif menjelang Pilkada Serentak 2024, Polres Bireuen melaksanakan razia kendaraan bermotor pada Kamis dini hari, 10 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 01.00 hingga 03.00 WIB di Mapolres Bireuen, Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan.
Razia yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bireuen, AKP Dodi, didampingi Ka UKL VII, Ipda Mukhtar M. Nur, S.H., melibatkan personel UKL VII dan piket fungsi Polres Bireuen. Sebelum razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan serta arahan langsung dari Kabag Ops terkait prosedur pelaksanaan razia.
Adapun sasaran razia meliputi pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti penggunaan knalpot brong, senjata api (senpi), senjata tajam (satjam), bahan peledak (handak), narkotika, serta barang-barang berbahaya lainnya. Kendaraan roda dua (Sepmor) dan roda empat (mobil minibus/bak terbuka) menjadi fokus utama pemeriksaan.
Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko S.H., M.H., menegaskan bahwa Razia ini merupakan bagian dari upaya pengamanan yang dilakukan Polres Bireuen menjelang Pilkada Serentak 2024. kegiatan razia dan cipta kondisi ini sangat penting untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif, terutama dalam masa krusial menjelang pesta demokrasi.
“Kegiatan razia ini tidak hanya untuk menindak pelanggaran lalu lintas dan kepemilikan barang berbahaya, tetapi juga untuk memastikan keamanan masyarakat menjelang Pilkada. Kami tidak ingin ada gangguan yang dapat memicu ketidakstabilan di tengah masyarakat selama proses Pilkada berlangsung,” ujar AKP Dodi.
Razia kepolisian yang rutin dilakukan ini bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas, serta menjaga agar potensi konflik atau gangguan keamanan selama tahapan Pilkada dapat diminimalisir. Polres Bireuen juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang damai, meski perbedaan pilihan dalam Pilkada.
Polres Bireuen akan terus melaksanakan kegiatan serupa, sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik selama proses Pilkada maupun setelahnya. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Bireuen dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa merasa khawatir akan gangguan kamtibmas.






Users Today : 205
Users Yesterday : 380
This Month : 2316
This Year : 78937
Total Users : 163294
Views Today : 1003
Total views : 3821426
Who's Online : 6